Bae sonde Bae

May 16th, 2009

Favourite quotes

Posted by flobamora in Current Affairs  Tagged ,

“When Two People Love Each Other, They Don’t Look At Each Other; They Look In The Same Direction…

 ”Sabar itu melelahkan, tapi indah pada akhirnya”

“hidup dan cinta harus melalui perjuangan”

Funny that you won’t know how much someone means until it’s too late

Love is an intimate personal things Between two people two Hearts two Souls
,,TrUe LoVe DoEsN’t hAvE A haPpy eNdIn9,,B’coZ tRuE loVe neVer eNds,,”
December 19th, 2008

Enak yah jadi ceweK…

Posted by flobamora in Internet, fun & other
Enak yah jadi ceweK…
Singkatan KO = Kata Orang
 
1. Cowok angkat barang berat, KO : Udah biasa, biarin aja nggak usah dibantuin
Cewek angkat barang berat, KO: Kesian banget, bantuin yuk..emang suaminya ke mana ?
 
2. Cowok pake baju cewek ,KO : Idih mbak..mo ke mana ? suwit..suwit..(bencong maksudnya)
Cewek pake baju cowok KO : Cool..boleh juga..eksentrik
 
3. Cowok nganterin ceweknya orang
KO : Kamu siapa ? jedag..jedug (digebukin ama cowoknya yg cewek)
Cewek dianterin ama cowok orang lain
KO : Tetep aja yg digebugin yg cowok ama cowoknya yg cewek,
bingungkan.. he..he..
 
4. Cowok suka shopping, KO : Amit-amit kayak cewek aja..
Cewek suka shopping KO : Udah biasa maklumlah cewek :-P
 
5. Cowok muter-muter di mall,
KO : Muter-muter terus, nggak beli-beli… kayak setrikaan nggak panas
Cewek muter-muter di mall, KO : Maklumlah belon ada yg cocok untuk dibeli..
 
6. Cowok ditraktir cewek, KO : Pelit banget sih..dasar cowok nggak modal
Cewek ditraktir cowok, KO : Emang seharusnya gitu
 
7. Cowok cengeng ngeliat sinetron, KO: Dasar cengeng, gitu aja nangis..gengsi doongg !!
Cewek cengeng ngeliat sinetron, KO : Bener2 berperasaan halus..dia pasti terharu..
 
8. Cowok nggak kerja, KO : Nggak punya malu
Cewek nggak kerja, KO : Lebih mementingkan keluarga
 
9. Cowok suka marah-marah, KO : Kasar banget dia, moga aja ntar suamiku nggak gitu
Cewek suka marah-marah, KO : Pasti dia lagi datang bulan
 
10. Cowok menangis & ketawa dalam satu waktu, KO : Gila
Cewek menangis & ketawa dalam satu waktu, KO : Begitulah cewek
 
11. Cowok idiot, KO : Malu-maluin
Cewek idiot, KO : Dia kan cantik
 
12. Cowok ngabisin duit istrinya, KO : Pasti buat selingkuh
Cewek ngabisin duit suaminya, KO : Itulah tugas cewek
November 26th, 2008

Sepuluh perintah

Posted by flobamora in Religion  Tagged ,
Tien Geboden

Tien Geboden

“supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga
mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan
mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus, sebab di dalam Dialah
tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.”  (Kolose 2:2-3)

             

Kita sudah mengetahui dengan pasti bahwa “rahasia” untuk mengerti
Kitab Suci dengan benar secara keseluruhan adalah melalui Tuhan Yesus
Kristus, bukan dengan melakukan upacara-upacara ibadah bagaimanapun
terlihat baik, suci dan alkitabiahnya pekerjaan-pekerjaan tersebut.

Kitab Roma 10:4 berkata kepada kita demikian:

“Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran
diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.”

Kecuali Tuhan Yesus Kristus, yang adalah Anak Allah dan sekaligus juga
Anak Manusia, diseluruh dunia ini tidak ada satu orangpun yang tidak
pernah melanggar perintah Allah baik dalam pikiran, perkataan maupun
perbuatan. Bahkan orang-orang percaya yang sejati sekalipun, tanpa
mereka sadari, setiap harinya banyak melanggar salah satu dari Sepuluh
Perintah. Sekarang marilah kita melihat apa saja isi dari Sepuluh
Perintah itu (Keluaran 20, Ulangan 5):

1. Jangan menyembah allah lain
2. Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan
3. Jangan membuat patung yang menyerupai apapun yang ada di langit
4. Jangan melakukan pekerjaan apapun pada hari ke-tujuh sabat [rohani]
5. Hormati ayah ibumu [rohani]
6. Jangan membunuh [rohani]
7. Jangan mencuri [rohani]
8. Jangan berzinah [rohani]
9. Jangan bersaksi dusta [yaitu jangan berbohong]
10. Jangan mengingini kepunyaan sesamamu [yaitu jangan iri hati]

** Catatan: Umat Katolik memiliki Alkitab yang sedikit berbeda dan
urutan dari Sepuluh Perintah ini juga berbeda karena mereka memiliki
masalah penyembahan kepada patung sehingga mereka menghilangkan
perintah yang ke-3.

Dan Alkitab mengajarkan bahwa satu buah pelanggaran yang paling kecil
saja upahnya adalah “kematian kedua” yang kekal (Roma 6:23). Jika ada
satu buah dosa yang paling kecil saja yang tidak ditebus oleh Kristus
maka kita akan berakhir di dalam kematian yang kekal. Disisi yang sama
Alkitab juga mengajarkan bahwa “tidak ada satu orang manusiapun yang
benar di hadapan Allah”. Dalam kitab Yeremia 9:5 kita membaca demikian:

“Yang seorang menipu yang lain, dan TIDAK seorangpun berkata benar;
mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka
melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.”

Dan Mazmur 143:2 berkata demikian:

“Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup
TIDAK seorangpun yang benar di hadapan-Mu.”

Ini berarti seluruh umat manusia pada dasarnya patut untuk dibuang ke
dalam hukuman yang kekal, yaitu kematian kedua. Kita semua dengan
sangat gawat betul-betul memerlukan Seorang Juruselamat yang mampu
menebus “upah” dosa-dosa kita supaya kita bisa dibebaskan dari murka
Allah.

Dan kitab Roma 3:20-24 menjelaskan jalan keluarnya demikian:

“Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh
karena melakukan hukum Taurat, karena JUSTRU oleh hukum Taurat orang
mengenal dosa. Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah
telah dinyatakan, SEPERTI yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan
Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus
Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.
Karena SEMUA orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan
Allah [yaitu kehilangan citra ilahi atau sifat-sifat ilahi], dan oleh
kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam
Kristus Yesus.”

Bahkan sesungguhnya hukum-hukum yang tertulis pada dua loh batu
(sepuluh perintah) “memimpin kepada kematian”, tetapi Roh Kristus-lah
(yaitu Roh Kudus) yang membawa kita kepada kehidupan, seperti yang
kita baca dalam kitab 2 Korintus 3:6-7a demikian:

“Ialah [yaitu Kristus] membuat kami juga sanggup menjadi
pelayan-pelayan dari suatu Perjanjian Baru [yaitu Injil Anugrah], yang
tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum
yang tertulis mematikan, tetapi Roh [yaitu Roh Kristus] menghidupkan.
Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada
loh-loh batu …. ”

Dan kitab Galatia 3:21,24 menyatakan sbb:

“Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji
Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan
sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal
dari hukum Taurat ……. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita
sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman [=Kristus].”

Hanya karena kasih karunia Allah saja salah seorang dari kita dapat
diselamatkan, sedangkan orang-orang yang berusaha untuk masuk ke dalam
surga Allah yang suci melalui pekerjaan-pekerjaannya sendiri dengan
berusaha keras untuk mematuhi Hukum Taurat tidak akan pernah berhasil,
karena pada kenyataannya mereka juga harus membayar “upah” dari
dosa-dosa yang pernah mereka perbuat selama hidup mereka di bumi.

Kitab Kolose 2:18-23 memperingatkan kepada kita demikian:

“Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang
pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta
berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan
membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, sedang ia TIDAK
berpegang teguh kepada Kepala [yaitu Kristus], dari mana seluruh
tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan
sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya. Apabila kamu telah mati
bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah
kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu
masih hidup di dunia: jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan
sentuh ini; semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh
pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran
manusia. Peraturan-peraturan ini, WALAUPUN nampaknya penuh hikmat
dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri,
tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.”

Dan kitab Galatia 5:4 berkata demikian:

“Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh
hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.”

Oleh sebab itu orang-orang yang mengikuti injil-injil pekerjaan
kemungkinan besarnya mereka masih belum diselamatkan. Kalau mereka
sudah diselamatkan, mereka akan mempunyai hidup yang kekal, dan mereka
akan menjadi lebih taat kepada Firman Tuhan. Orang-orang yang sudah
menerima kebangkitan jiwa yang baru di dalam Roh Kristus akan
berkeinginan untuk secara jujur, terus-menerus dan sungguh-sungguh
untuk melakukan kehendak-kehendak Allah, memberitakan Injil Kasih
Karunia Allah, untuk kemuliaan dan kemegahan Allah.

Dalam kitab Ayub 11:5-6 kita membaca demikian:

“Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, dan membuka mulut-Nya
terhadap engkau, dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, karena itu
ajaib bagi pengertian. Maka engkau akan mengetahui, bahwa Allah tidak
memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu [yaitu kamu
tidak mendapatkan apa pantas bagi kejahatanmu].”

“Study to shew thyself approved unto God, a workman that needeth not
to be ashamed, rightly dividing the word of truth.”  (2 Timothy 2:15)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit.

November 11th, 2008

10 perintah allah

Posted by flobamora in Internet, fun & other  Tagged , ,
Tien Geboden

Tien Geboden

Konon, 10 Perintah Allah itu sebenernya bukan untuk orang Israel , melainkan untuk bangsa lain.
Tapi justru bangsa lain yang ditawarkan malah menolak.

Begini kisahnya …

Malaikat ke Italia.
Malaikat:”Hei kamu orang Italia, mau perintah Allah nggak?”
Orang Italia:”Apa isinya?”
Malaikat:”Jangan membunuh!”
Orang Italia:”Sori yach, kami ini mafia, membunuh adalah kegiatan kami”

Lalu malaikat itu terbang ke Rusia.
Malaikat:”Hei kamu orang Rusia, mau perintah Allah nggak?”
Orang Rusia:”Apa Isinya?”
Malaikat:”Sembahlah TUHAN, Allahmu!”
Orang Rusia:”Sori yach, kami ini atheis. Nggak percaya ama Tuhanmu!”

Lalu malaikat itu terbang ke Cina.
Malaikat:”Hei kamu orang Cina, mau perintah Allah nggak?”
Orang Cina:”Apa isinya?”
Malaikat:”Jangan berdusta!”
Orang Cina:”Sori yach, kami ini pedagang, jadi mesti menipu supaya dapet untung.”

Dan malaikat singgah ke Indonesia .
Malaikat:”Hei kamu orang Indonesia , mau perintah Allah nggak?”
Orang Indonesia :”Apa isinya?”
Malaikat:”Jangan ingin milik harta sesamamu manusia!”
Orang Indonesia :”Sori yach, kami ini koruptor, jadi mesti merampas harta orang lain.”

Malaikat tsb menjadi frustrasi.
Akhirnya sang malaikat terbang ke Israel yang umatnya terkenal bandel
dan pelit!
Siapa tahu mereka mau, gumam malaikat.

Malaikat:”Hei kamu orang Israel , mau perintah Allah nggak?”
Orang Israel :”Mmmh. ..bayar nggak?”
Malaikat:”Gratis! !!”
Orang Israel :”OK, kami minta SEPULUH!”

November 8th, 2008

Flowers Meaning

Posted by flobamora in Culture, social, people & other  Tagged ,

Flowers could be symbols that have meanings. The following descriptions is the historic meaning of flowers accumulated from several sources:

Alstroemeria
Amaryllis
Anemone
Apple blossom
Aster
Azalea
Baby’s Breath
Bachelor Button
Begonia
Black-Eyed Susan
Carnation
       Pink
       Red
       Stripped
       White
       Yellow
Chrysanthemum
       Bronze
       White
       Red
       Yellow
Cosmos
Crocus
Daffodil
Daisy
Delphinium
Freesia
Forget-Me-Not
Gardenia
Geranium
Ginger
Gladiolus
Heather
Hibiscus
Holly
Hyacinth
Hydrangea
Iris
Ivy
Jasmine
Larkspur
Lavender
Lilac
Lilly
       Calla
       Casablanca
       Day
       Stargazer
Lisianthus
Magnolia
Marigold
Nasturtium
Orange blossom
Orchid
Pansy
Passion flower
Peony
Poppy
Queen Anne’s Lace
Ranunculus
Rhododenron
Rose
       Pink
       Red
       Red & White
       White
       Yellow
Snapdragon
Star of Bethlehem
Stephanotis
Statice
Sunflower
Sweetpea
Tuberose
Tulip
       Pink
       Purple
       Red
       White
       Yellow
Violet
Wisteria
Yarrow
Zinnia

  aspiring
  dramatic
  fragile
  promise
  contentment
  abundance
  festivity
  anticipation
  deep thoughts
  encouragement
 

  gratitude
  flashy
  refusal
  remembrance
  cheerful

 
  excitement
  truth
  sharing
  secret admirer
  peaceful
  foresight
  chivalry
  innocence
  boldness
  spirited
  remember me forever
  joy
  comfort
  proud
  strength of character
  solitude
  delicate beauty
  domestic happiness
  sincerity
  perseverance
  inspiration
  fidelity
  grace and elegance
  beautiful spirit
  distrust
  first love
 
  regal
  celebration
  enthusiasm
  ambition
  calming
  dignity
  desire for riches
  patriotism
  fertility
  delicate beauty
  loving thoughts
  passion
  healing
  consolation
  delicate femininity
  radiant
  beware
 
  friendship
  passionate love
  unity
  purity
  zealous
  presumptuous
  hope
  good luck
  success
  adoration
  shyness
  pleasure
 
  caring
  royalty
  declaration of love
  forgiveness
  hopelessly in love
  faithfulness
  steadfast
  good health
  thoughts of friends

 

January 20th, 2008

BAGI SEMUA YANG MASIH SINGLE MAUPUN YANG MERIT

Posted by flobamora in Religion

Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik,
ia mempunyai
banyak sekali emas dan kuningan, karena terlalu banyak
sehingga antara
emas dan kuningan tercampur menjadi satu. Suatu hari
raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada
seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu
mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas
terserah mereka.

Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu
sehingga sulit
sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang
kuningan, lalu mana yang
emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat,
namun ada
peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah
memilih dan mengambil satudari emas itu, mereka tidak
boleh mengembalikannya lagi.
Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yang mendapat emas
hanya 1 karat atau mereka yang mendapatkan kuningan,
mereka dapat bekerja dikebun raja dan merawat
pemberian raja itu dengan baik, maka raja akan
menambah dan
memberikan kadar karat itu sedikit demi sedikit.

Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil
mengelu-elukan rajanya.
Mereka datang dari penjuru tempat, dan satu persatu
dari mereka dengan
berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu, waktu
yang diberikan kepada
mereka semua ialah satu setengah hari, dengan
perhitungan setengah hari
untuk memilih, setengah hari untuk merenungkan, dan
setengah hari lagi
untuk memutuskan.

Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan
emas tersebut,
karena tidak jarang terjadi perebutan emas yang sama
diantara mereka.
Selama proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit
mencoba bertanya
kepada salah seorang rakyatnya! , "apa yang kau
amat-amati, sehingga satu setengah hari kau habiskan
waktumu disini?", jawab orang itu
"tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus
mendapatkan emas 24 karat
itu", lalu tanya prajurit itu lagi "seandainya emas 24
karat itu tidak
pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas
ini, apakah engkau masih saja mencarinya?, sedangkan
waktumu sangat terbatas", jawab orang itu lagi "tentu
saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir yang ada
ditanganku begitu waktuku habis".

Lalu prajurit itu berkeliling dan ia menjumpai seorang
yang tampan,
melihat perangainya ia adalah seorang kaya,
bertanyalah prajurit itu
kepadanya "hai orang kaya apa yang kau cari disini,
bukankah engkau sudah lebih dari cukup?" ,jawab orang
kaya itu "bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa
mengambil emas ini, tentu saja itu berarti menambah
keuntunganku".

Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu
dari mereka, maka
tampak oleh nya seseorang, yang sejak satu hari ia
selalu menggenggam
kepingan emasnya, lalu dihampirinya orang itu "mengapa
engkau diam
disini?, tidakkah engkau memilih emas-emas itu? atau
tekadmu sudah bulat
untuk mengambil emas itu?", mendengar perkataan
prajurit itu, orang ini
hanya diam saja, maka prajurit itu bertanya lagi "atau
engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat, sehingga
engkau tidak lagi berusaha mencari yang lain?", orang
itu masih terdiam, prajurit itu semakin penasaran,
lalu ia lebih mendekat lagi "tidakkah engkau mendengar
pertanyaanku?", sambil menatap prajurit, orang itu
menjawab "tuan saya ini orang miskin, saya tidak
pernah tahu mana yang emas dan mana yang kuningan,
tetapi hati saya memilih emas ini, sayapun tidak tahu,
berapa kadar emas ini, atau jika ternyata emas ini
hanya kuninganpun saya juga tidak tahu". "lalu mengapa
engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka, atau
kepadaku kalau engkau tidak tahu" tanya prajutit itu
lagi.
"Tuan emas dan kuningan ini milik raja, jadi menurut
saya hanya raja yang tahu, mana yang emas dan mana
yang kuningan, mana yang 1 karat dan mana yang 24
karat. Tapi satu hal yang saya percaya janji raja
untuk mengubah kuningan menjadi emas itu yang lebih
penting" jawabnya lugu.

Prajurit ini semakin penasaran "mengapa bisa begitu?",
"bagi saya berapapun kadar karat emas ini cukup buat
saya,
karena kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu
bertahun-tahun menabung untuk membeli emas tuan"
prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari
orang ini, lalu ia melanjutkan perkataannya "lagi
pula tuan, peraturannya saya tidak boleh menukar emas
yang sudah Saya ambil", "tidakkah engkau mengambil
emas-emas yang lain dan menukarkannya sekarang,
selagi masih ada waktu?" tanya prajurit lagi,
"saya sudah menggunakan waktu itu, kini waktu setengah
hari terakhir saya, inilah saatnya saya mengambil
keputusan! , jika saya gantikan emas ini dengan yang
lain, belum tentu saya mendapat yang lebih baik dari
punya saya ini, saya memutuskan untuk mengabdi pada
raja dan merawat milik saya ini, untuk menjadikannya
emas yang murni",

Tak lama lagi lonceng istana berbunyi,tanda berakhir
sudah kegiatan mereka. Lalu raja keluar dan berdiri
ditempat yang tinggi sambil berkata
"wahai rakyatku yang kukasihi, semua emas yang kau
genggam itu adalah hadiah yang telah kuberikan, sesuai
dengan perjanjian, tidak seorangpun diperbolehkan
menukar ataupun menyia-nyiakan hadiah itu, jika
didapati hal diatas maka orang itu akan mendapat
hukuman karena ia tidak menghargai raja" kata-kata
raja itu disambut hangat oleh rakyatnya.

Lalu sekali lagi dihadapan rakyatnya raja ingin
memberitahu tentang satu hal "dan ketahuilah, bahwa
sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu, hal ini
dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada
kerajaan, dan hanya akulah yang dapat menambah jumlah
karat itu, karena akulah yang memilikinya. Selama satu
setengah hari, setengah hari
yang kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian
semua untuk
merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang
kepadaku menanyakan perihal emas itu, tetapi sayang
sekali hanya satu orang yang datang kepadaku untuk
menanyakannya".

Demikianlah raja yang baik hati dan bijaksana itu
mengajar rakyatnya, dan selama bertahun-tahun ia
dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas
rakyatnya.

dikutip dari :
Kumpulan Sharing dan Cerpen Judul Asli:
When We Have to Choose
Berharap melalui alkisah diatas kita dapat merefleksi
diri dalam
mencari pasangan hidup :

1. Bagi yang sedang mencari pasangan alias cari pacar
(setengah hari untuk memilih) Memilih memang boleh
tapi manusia tidak ada yang sempurna,jangan lupa
emas-emas itu milik sang raja, jadi hanya dia yang
tahu menahu masalah itu, artinya setiap manusia milik
Tuhan jadi berdoalah untuk berkomunikasi denganNya
tentang pasangan Anda.

2. Bagi yang telah memperoleh pasangan tapi belum
menikah (setengah hari
untuk merenungkan) Mungkin pertama kali Anda mengenal,
si dia nampak emas 24 karat,ternyata setelah
bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat.
Diluar, memang kita dihadapkan dengan banyak pilihan,
sama dengan rakyat yang memilih emas tadi, akan tetapi
pada saat kita sudah mendapatkannya, belum tentu waktu
kita melepaskannya kita mendapat yang lebih baik. Jadi
jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan
dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara
objektif siapa dia (karena itu keterbukaan dan
komunikasi sangat penting dalam menjalin hubungan),
dan menyelaraskan hati Anda bersamanya, begitu Anda
tahu tentang hal terjelek dalam dirinya sebelum Anda
menikah itu lebih baik, dengan demikian Anda tidak
merasa shock setelah menikah, tinggal bagaimana Anda
menerimanya, Anda mampu menerimanya atau tidak, Anda
mengusahakan perubahannya atau tidak,

"cinta selalu berjuang", dan jangan anggap tidak
pernah ada masalah dalam jalan cinta Anda, justru jika
dalam tahap ini Anda tidak pernah mengalami masalah
dengan pasangan Anda (tidak pernah bertengkar mungkin)
Anda malah harus berhati- hati, karena ini adalah
hubungan yang tidak sehat, berarti banyak
kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda
yang terpenting adalah niat baik diantara pasangan,
sehingga dengan komitmen dan cinta, segala sesuatu
selalu ada jalan keluarnya. Meskipun dalam tahap ini
Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk
memutuskan, artinya anda masih dapat berganti pilihan,
akan tetapi pertimbangkan dengan baik hal ini.

3. Bagi yang telah menikah (setengah hari untuk
memutuskan)
Dalam tahap ini, siapapun dia berarti anda telah
mengambil keputusan untuk memilihnya, jangan berfikir
untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda, jika
ini terjadi berarti Anda egois, sama halnya dengan
orang kaya diatas, dan dengan demikian Anda tidak
pernah puas dengan diri pasangan Anda,maka tidak heran
banyak terjadi perselingkuhan.
Anda tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda
sendiri, jangan kuatir raja selalu memperhatikan
rakyatnya, dan menambah kadar karat pada emasnya.

Jadi percayalah kalau Tuhan pasti akan memperhatikan
Anda, dan Dia yang
paling berkuasa mengubah setiap orang. Perceraian
bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu
bercerai, menikah lagi dan bercerai lagi???,
ingatlah si dia adalah hadiah, siapapun dia terimalah
dia karena
sekali lagi itulah pilihan Anda, ingat ini adalah
setengah hari terakhir
yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak
boleh menukar atau
meyia-nyiakan emas Anda, jadi peliharalah pasangan
Anda sebagaimana hadiah terindah yang telah Tuhan
berikan.
Dan apapun yang terjadi dengan pasangan Anda
komunikasikanlah dengan Tuhan, karena Dia yang
memiliki hati setiap manusia. .

January 14th, 2008

Dicari: Istri Suka Shopping

Posted by flobamora in Internet, fun & other

Sekumpulan pria berada di ruang ganti di salah satu tempat gym
terkemuka dan eksklusif di pusat kota. Tiba2 terdengar deringan hp di penjuru ruangan itu. Salah satu dari pria itu menjawab panggilan
tersebut dan terjadilah obrolan berikut:

"Hallo?"
"Abang, ini ayang."
"Eemmmmm…."
"Abang masih di tempat gym ya?"
"Iya…"
"Ayang sekarang lagi ada di mall dekat tempat gym abang. Ayang liat
Louis Vuitton punya koleksi tas baru. Harganya murah kok, cuma 7 juta
aja… Boleh beli nggak, Bang?"
"O.K, beli aja kalau kamu memang suka."

"Ahhhhh….thanks abang, dan tadi sebelon ayang kesini, ayang ke
pameran mobil dan liat mobil Mercedes terbaru. Ayang suka banget
dengan modelnya, dan ayang juga sudah ngobrol dengan penjualnya, dia setuju mau kasi ‘good price’. Lagian kan bagus juga kalo mobil BMW yg kita beli tahun lalu itu ditukar dengan yang baru."
"Berapa harga yang dia kasih?"
"Lagi harga promo, jadi cuma 550 juta aja, bang…"
"O.K lah,  pastikan harga itu sudah ‘on the road’."

"Great, ada 1 lagi, bang."
"Apa?"
"Tadi pagi ayang iseng-iseng singgah ke agent real estate dan ternyata rumah yang kita liat2 kemarin itu ternyata dijual..!!! Abang ingat ga?? Rumah seluas 1000 meter di Kebayoran Baru yang ada kolam renang berbentuk love, trus ada taman orchidnya dibelakang rumah yang berhadapan lapangan tennis itu, dan yang garasinya muat 4 mobil itu….Cantik kan bang?"
"Berapa harganya?"
"Cuma Rp 10 milyar aja. ok kan harganya?"
"Ya sudah, kalo kamu bisa tawar jadi Rp 8,5 milyar, beli aja…"
"OK abang sayang, terima kasih bang. Sampai nanti malam ya?? I luv u."
"Bye…i luv u too."

Pria itu berhenti ngomong dan menutup flip hp nya.
Sambil mengangkat tangan dan memegang hp itu, dia bertanya pada orang2 yang di ruangan tersebut dan dengan suara keras dia bilang gini :
"ADA YANG TAU NGGAK, INI HANDPHONE PUNYA SIAPA !!???"

January 12th, 2008

Silence Is Golden

Posted by flobamora in Religion
Silence Is Golden

Remaining Calm, Cool and Collected

by Joyce Meyer

As Christians we basically have two lives. We have an outer life, which is our reputation with people, and an inner life, which is our reputation with God.

This means that we can be doing one thing on the outside and something totally different on the inside at the same time. It also means that no matter how upsetting things may get around us, we can remain calm, cool and collected.

In a deep body of water like the ocean there can be a storm going on outside causing all sorts of waves on the surface. But if you go down deep, the water will be as still and quiet as if there was no storm at all. When something disturbing is going on outside us, it can affect us inside, upsetting our mind and emotions and causing “waves” of anxiety, fear and frustration.

In order to keep those stressful feelings from getting into the deep waters of our spirit, we need to bring our body and soul in agreement with the stillness of our inner man, where the Spirit of God dwells. In other words, we choose to walk in the Spirit remaining calm in spite of adverse circumstances. Although this is not always easy, there are certain things we can do to help make a habit of experiencing God’s peace and quiet—inside and out.

Eliminating the “Ifs”
The first thing that helps us tap into the “golden silence” of God’s peace, is to stop making excuses and accept the fact that it’s our responsibility to keep ourselves calm. One of my favorite authors Watchman Nee said, “To aspire to be quiet or calm is the responsibility of every believer.”

We like to think that we just can’t help being upset, blaming it on the devil or our circumstances—if my kids would just behave…if I had more money…if I had a better boss…. The truth is, if we choose to be controlled by God’s Spirit, which is peaceful and quiet, we will not be controlled by our “stormy” flesh. When we allow our emotions to be stirred up by unpleasant circumstances, we are in danger of missing the leading of God and being led by our feelings.

I remember when God showed this to me very clearly from an example in my own life. When my children were little, it wasn’t unusual for me to throw an emotional fit about whatever they were doing that bothered me at the moment. When I finally finished yelling at them, I would always feel guilty about my behavior and start apologizing to God saying, “I’m so sorry, I just can’t help it.”

One day God responded by telling me I could help it. He said, “What if your pastor came to the door while you were in the middle of a fit?” I knew immediately that no matter how upset I was, I would go to the door with a big smile on my face and say, “Well Pastor, praise the Lord, I’m so glad you came by!”

Even though I would be frustrated and angry on the inside, I would choose to portray something very different on the outside. It’s not unusual for us to show one thing to God and another thing to people. That’s what I mean when I say we have two different lives. God wants us to be real through and through so that what people see on the outside is really who we are on the inside (see Matthew 23:25-28).

Keeping a Quiet Spirit
We can make a habit of following the leading of God’s Spirit by keeping our inner man quiet when things around us become difficult or confusing. If we keep our spirit quiet, then we can easily hear the voice of His Holy Spirit. As a result, even in the midst of trouble we will be able to hear and obey the Lord. God has not given you and me the ability to control all of our circumstances, but He has given us the ability to control ourselves (see Galatians 5:22,23).

If we allow ourselves to get upset and be led by our emotions, we become “yo-yo” Christians up one minute and down the next. I know because that’s the way I was for many years. My level of joy and peace depended on what was going on around me. The enemy loves it when we live in the flesh, saying and doing all kinds of things based on how we feel. If he can steal our peace, he knows that he can get us to do all kinds of things we will regret later and make wrong decisions that will lead to other problems.
Adorning Ourselves with Peace
If we want to glorify our Father in heaven, we must pay close attention to what is going on in our inner man, maintaining our peace and reflecting that to both God and men. First Peter 3:3,4 says, Let not yours be the [merely] external adorning…But let it be the inward adorning and beauty of the hidden person of the heart, with the incorruptible and unfading charm of a gentle and peaceful spirit, which [is not anxious or wrought up, but] is very precious in the sight of God. We can look great on the outside, but if we are worried and anxious on the inside we are not glorifying God.

In verses 10 and 11 it says, For let him who wants to enjoy life and see good days [good whether apparent or not] keep his tongue free from evil…Let him search for peace (harmony; undisturbedness from fears, agitating passions, and moral conflicts) and seek it eagerly…. When I saw in this scripture that it was my job to search for and seek peace, I realized that I would need to discover what was stealing it from my life before I could find it.

So I began praying and asking God to show me things that were allowing the enemy to rob me of peace. I was desperate and willing to do anything to live in peace. Are you willing to do whatever is necessary to experience inner peace? If so, then you will also have to go through the process of letting God show you what is hindering His peace in your life.

It could be a bad attitude, an area of disobedience or unforgiveness, or something you need to give up. Did you know that you could even have a bad habit of living in turmoil? I grew up in a household that was in constant turmoil and when I first began to get a hold of God’s peace for my life, I actually went through a period of time when I was bored. I didn’t know what to do with myself when I didn’t have something to be upset about. Thankfully, now I am just the opposite, I’ve become so accustomed to God’s peace that I can’t stand to live in turmoil.

Establishing a Testimony of Peace
We are quick to quote Bible verses or preach a message, but it’s when we live like believers that people will want what we have before we even open our mouths. Maintaining peace and quiet in our souls, no matter what our circumstances are is one of the greatest testimonies of our faith. No matter what may be happening around you, take responsibility and choose to walk in the Spirit. Stay calm, cool and collected—as a testimony to the God you serve in a world desperately seeking true peace.

http://www.christianrecoveryministries.com/forums/showthread.php?t=8683
November 24th, 2007

Alkitab Bahasa Kupang

Posted by flobamora in Nusa Tenggara Timur
Carita Mula-Mula
Mulai dari Tuhan Allah bekin langit deng bumi
Tuhan Allah bekin langit, bumi deng dia pung isi dong

11Mula-mula Tuhan Allah bekin langit deng bumi.

2Itu waktu, bumi balóm jadi, deng samua masi harba-biruk. Yang ada, aer. Deng galáp gulita tutu ame sang dia. Tuhan pung Roh ada bajalan di atas itu aer.

3Ais, Tuhan Allah omong, bilang, "Musti ada taráng." Omong abis bagitu ju, taráng ada. 4Lia itu taráng, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang bae. Ais Dia kasi pisa itu taráng dari galáp, ko satu-satu ada pung waktu sandiri. 5Dia kasi nama taráng tu, ‘siang’, deng galáp tu, ‘malam’. Itu hari partama.

6-7Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Musti ada tampa kosong ko kasi pisa aer. Andia ko ada aer di bagian atas, deng ada aer di bagian bawa." Omong abis bagitu ju, itu aer tabagi dua. 8Ais Dia kasi nama tampa kosong di bagian atas tu, ‘langit’. Itu hari kadua.

9Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Aer di bagian bawa tu musti takumpul di satu tampa, ko biar ada tana karíng." Omong abis bagitu ju, tana karíng ada. 10Ais tana karíng tu, Dia kasi nama ‘darat’; deng aer yang takumpul tu, Dia kasi nama ‘laut’. Lia itu samua, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang bae. 11Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Darat musti kasi kaluar tanaman. Musti ada tanaman yang baboa, yang babiji, deng yang badaon ijo. Biar ko satu-satu tanaman kasi kaluar dia pung hasil iko dia pung macam." Omong abis bagitu ju, samua tanaman jadi. 12Di darat, tanaman-tanaman dong kasi kaluar dong pung hasil iko satu-satu pung macam. Lia itu samua, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang bae. 13Itu hari katiga.

14-15Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Di bagian atas tu, musti ada macam-macam barang taráng ko bekin taráng ini bumi. Musti ada yang kasi taráng waktu siang, deng musti ada laen yang kasi taráng waktu malam. Dong samua jadi tanda ko biar bisa itong hari, taon, deng musim." Omong abis bagitu ju, samua barang taráng ada. 16Dia bekin dua macam barang taráng yang bésar. Yang lebe bésar, kasi taráng waktu siang; yang lebe kici, kasi taráng waktu malam. Dia ju bekin bintang-bintang dong. 17Dia ator itu barang dong di langit, ko dong senter kasi taráng bumi. 18Ais dong kasi taráng waktu siang, deng kasi taráng waktu malam. Deng bagitu, dong kasi pisa taráng dari galáp. Lia itu samua, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang bae. 19Itu hari ka’ampa.

20Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Musti ada macam-macam binatang yang idop dalam aer. Deng musti ada macam-macam burung yang tarbáng di atas bumi." 21Ais Dia bekin samua macam ikan deng binatang bésar yang idop di aer. Dia ju bekin samua macam burung yang tarbáng di langit. Lia itu samua, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang bae. 22Ais Dia omong kasi berkat sang itu binatang dong samua, bilang, "Ikan dong musti tamba banya, ko bekin ponu aer di mana-mana. Deng burung dong ju musti tamba banya." 23Itu hari kalima.

24-25Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Musti ada macam-macam binatang yang idop di darat. Andia binatang piara, binatang liar, deng binatang marayap di tana, satu-satu deng dia pung macam." Omong abis bagitu ju, samua binatang ada. Lia itu samua, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang bae.

26Ais Tuhan Allah omong lai, bilang, "Mari ko Kotong bekin manusia iko Kotong pung model. Biar dong urus deng ator samua ikan di laut, samua burung di langit, samua binatang piara, deng samua binatang laen dong yang idop di bumi."

27Ju Dia bekin manusia iko Dia pung model. Dia bekin sang dong, laki-laki deng parampuan. 28Ju Dia omong kasi berkat sang dong, bilang, "Bosong musti barana tamba bam-banya, ko bekin ponu ini dunya, deng ator sang dia. Beta ju kasi hak sang bosong ko urus ikan-ikan, burung-burung, deng samua binatang di darat. 29Dengar bae-bae! Beta kasi sang bosong makanan macam-macam di ini dunya. Andia: tanaman yang baboa, yang babiji, deng yang badaon ijo. 30Beta ju kasi samua macam tanaman, ko jadi samua macam binatang pung makanan. Ada makanan buat binatang piara, binatang liar, binatang marayap, deng burung-burung dong." Omong abis bagitu ju, samua macam makanan ada. 31Lia itu samua, ju Dia pung hati sanáng, tagal apa yang Dia su bekin tu, memang talalu bae. Itu hari ka’anam.

Deng bagitu, Tuhan Allah bekin ame langit deng bumi, deng dia pung isi dong samua.

2Dia karjá abis samua, ju dia pung beso, pas deng hari katuju, Dia barenti. 3Deng bagitu, Dia bekin hari katuju jadi hari bésar dari hari-hari laen dong. Dia ator bagitu, tagal Dia su bekin abis Dia pung karjá, ais di hari katuju Dia istirahat. 4aTuhan Allah bekin langit deng bumi pung carita, andia bagitu.

Hak cipta untuk teks Alkitab bahasa Kupang ©2007 dipegang oleh UBB-GMIT. Alkitab tersebut telah melalui suatu proses yang resmi dan terperinci, sehingga diakui sebagai Firman Tuhan dalam bahasa Kupang. Hak cipta dinyatakan agar teks Firman Tuhan tidak dirobah dan tidak disalahgunakan. Orang, gereja, atau lembaga boleh copy bahan dari e-alkitab ini sampai dengan satu fasal lengkap, dengan syarat sebagai berikut:

·      teks Firman Tuhan tidak boleh dirobah;

·      bahan dari e-alkitab tidak boleh dipakai untuk cari untung;

·      sumber (www.e-alkitab.org) harus dicatat secara tertulis;

·      pemegang hak cipta (Hak cipta ©2007 UBB-GMIT) harus dicatat secara tertulis.

Jika ada yang ingin menggunakan lebih dari satu fasal, izin tertulis dapat diurus dari UBB-GMIT, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Baru, Kupang, NTT 85228, Indonesia atau hubungi kami melalui email di ubb-gmit@kastanet.org.

GMIT serta semua yang terlibat dalam penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Kupang bersyukur dan terima kasish atas segala bantuan dan kerjasama yang menghasilkan terjemahan tersebut, serta e-alkitab ini. Ada yang mendukung dengan doa; ada yang sumbangkan waktu dan keahliannya; dan ada yang sumbangkan dana. GMIT masih bermitra dengan berbagai lembaga internasional dalam usaha penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa lain, dan menjadi ujung tombak untuk melayani semua denominasi gereja. Persekutuan dan partisipasi oleh gereja-gereja lain diterima dengan senang hati. Semoga upaya ini didukung dengan doa, agar semua bisa bertumbuh dan diperlengkapi dalam Kristus.

September 23rd, 2007

Akal Manusia Vs Pikiran Allah

Posted by flobamora in Religion

Ada satu orang yang selamat dari kecelakaan sebuah kapal. Ia terdampar di pulau yang kecil dan tidak berpenghuni. Pria ini segera berdoa supaya Tuhan menyelematkannya, dan setiap hari dia selalu menatap ke langit, berharap pertolongan segera datang.

Setiap hari ia terus berharap, namun tidak ada satupun yang datang. Di dalam kelelahannya, akhirnya pria tersebut berhasil membangun gubuk kecil dari kayu-kayu kering yang ia kumpulkan untuk melindungi dirinya dari cuaca, dan untuk menyimpan beberapa barang yang masih tersisa.

Tetapi suatu hari, setelah ia pergi mencari makan, dan sekembalinya ke gubuknya. Seuatu yang buruk terjadi, ia mendapati gubuk kecil itu terbakar ludes hingga asapnya mengepul ke langit. Lebih buruk lagi pria tersebut kehilangan semua yang ia miliki.

Dia sedih dan marah pada Tuhan dan berseru: "Tuhan, teganya Engkau mengijinkan semua kemalangan ini padaku?" Pria tersebut meneteskan air mata merenungi nasibnya. Pagi-pagi keesokan harinya, dia terbangun oleh suara kapal yang mendekati pulau itu. Kapal itu datang untuk menyelamatkannya.

"Bagaimana kamu tahu bahwa aku di sini?" tanya pria itu kepada penyelamatnya.
"Kami melihat tanda asap yang Anda buat", jawab mereka.

Mudah sekali untuk menyerah ketika keadaan menjadi buruk. Tetapi kita tidak boleh goyah, karena Tuhan tetap bekerja didalam hidup kita. Sekalipun kita berada dalam kesakitan dan kesusahan. Ingatlah, ketika gubukmu terbakar, itu adalah "tanda asap" supaya pertolongan Tuhan datang untuk bekerja. Ketika ada kejadian negatif terjadi dalam hidup ini, kita harus berkata pada diri kita sendiri bahwa Tuhan pasti mempunyai jawaban yang positif untuk kejadian tersebut.

Di bawah ini adalah kebenarannya jika, cara akal manusia dibandingkan dengan pikiran Allah terhadap suatu masalah:

Ketika Anda berkata, “Itu tidak mungkin.”
Tuhan berkata: “Tidak ada hal yang mustahil bagiKu.” (Lukas 18:27)

Ketika Anda berkata, "Aku terlalu lelah."
Tuhan berkata, "Aku akan memberikan kelegaan padamu." (Matius 11:28)

Ketika Anda berkata, "Tidak ada seorangpun yang mencintai aku."
Tuhan berkata, "Aku mengasihimu." (Yohanes 3:16 ; Yohanes 13:34)

Ketika Anda berkata, "Aku tidak sanggup lagi."
Tuhan berkata, "Kasih karuniaKu cukup." (2 Korintus 12:9 ; Mazmur 91:15)

Ketika Anda berkata, "Aku tidak mengerti sama sekali."
Tuhan berkata, "Aku akan menuntun langkah-langkahmu. (Amsal 3:5-6)

Ketika Anda berkata, "Aku tidak bisa mengatasi."
Tuhan berkata, "Aku akan menyediakan kebutuhanmu. (Filipi 4:19)

Ketika Anda berkata, "Aku takut."
Tuhan berkata, “Aku tidak memberikan padamu roh ketakutan.” (2 Timotius 1:7)

Ketika Anda berkata, "Aku selalu kuatir dan frustasi."
Tuhan berkata, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaku. (1 Petrus 5:7)

Ketika Anda berkata, "Aku tidak mempunyai iman yang kuat."
Tuhan berkata, “Aku memberi setiap orang iman menurut ukurannya. (Roma 12:3)

Ketika Anda berkata, "Aku tidak pandai."
Tuhan berkata, "Aku memberikan padamu hikmat." (1 Korintus 1:30)

Ketika Anda berkata, "Aku merasa sendirian."
Tuhan berkata, ”Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.” (Ibrani 13:5)

Setelah kita mengetahui betapa jauhnya perbedaan cara pandang antara akal manusia dan pikiran Allah, apakah kita masih mau mempertahankan akal kita? Apakah Anda tidak ingin beralih pada cara pandang Allah terhadap setiap masalah yang akan kita hadapi di dunia ini?

Sumber: berbagai sumber/chc/burning tent

Next Page »
  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: