Bae sonde Bae

January 30th, 2007

6 Prinsip Curhat yang Sehat

Posted by flobamora in Culture, social, people & other

Berikut ini adalah 6 prinsip yang akan menolong anda untuk curhat
atau
berbagi rasa tentang suatu masalah dengan orang lain secara sehat:

1. Jadilah sensitif

Jangan terlalu membebani pendengar anda. Orang yang sedang menderita
atau terluka biasanya terfokus pada diri mereka sendiri. Sakit yang
mereka rasakan membuat mereka hanya melihat diri mereka,masalah
mereka, dan kebutuhan mereka. Sulit bagi mereka untuk berpikir
tentang
hal yang lain. Namun penderitaan bukanlah ijin resmi untuk membuat
orang lain merasa merasa tidak nyaman, terutama yang berniat untuk
membantu. Mereka yang mau menolong kita juga mempunyai kehidupan
sendiri, dan kita tidak berhak untuk "membuang" masalah kita kepada
mereka setiap kali kita merasakan kebutuhan untuk berbagi.

Ketika anda ingin menceritakan masalah anda kepada orang lain,
tanyakanlah bagaimana anda dapat menghormati waktu mereka. Cari tahu
kapan waktu yang baik untuk menelepon dan juga sebaliknya. Ketahuilah
jadwal orang tersebut sehingga anda dapat meminimalisir kemungkinan
mengganggu mereka.

2. Bersikaplah bijaksana

Jadilah peka dalam memilah-milah hal-hal apa saja yang tepat untuk
dibicarakan dan mana yang tidak. Hindari topik-topik detil tentang
hal-hal yang berhubungan dengan seks, membicarakan kejelekan atau
kesalahan orang lain, dan pengulangan cerita yang sama tentang hal-
hal
yang membuat anda frustasi. Hal-hal ini tidak penting bagi pendengar
anda. Sensorlah perkataan anda sebelum anda ditolak oleh orang
lain. .

3. Jujur

Jangan mengakui kesalahan orang lain saja. Apa yang kita perlu akui
adalah hal-hal yang telah kita lakukan, yang berkontribusi terhadap
terjadinya suatu masalah. Jika kita mulai berfokus hanya pada
perbuatan orang lain, maka terkadang ini akan menjadi kesempatan bagi
kita untuk menyalahkan pihak yang mungkin sebenarnya tidak bersalah
atau tidak perlu berubah. Jika anda bersikeras bahwa anda adalah
korbannya, pengakuan anda akan selalu dangkal, dan pertumbuhan rohani
anda akan berada di level yang paling lambat.

4. Sesuaikan harapan anda

Jangan berharap lebih dari apa yang mampu diberikan oleh pendengar.
Jika pendengar anda bukan seorang konselor yang terlatih, dia tentu
tidak dapat menjadi ahli terapis anda. Bahkan seorang ahli terapis
pun
bukan seorang pembuat keajaiban. Harapan anda terhadap mereka yang
mendengarkan anda sudah seharusnya dibatasi dan realistis, yang
artinya anda melihat mereka sebagai pendengar, bukan penyelesai
masalah. Pendengar yang merasa bertanggungjawab menyelesaikan masalah
orang lain akan mengalami kekeringan emosional.
5. Jangan menyembunyikan emosi anda

Beberapa orang mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaan
mereka. Mungkin mereka takut bahwa jika mereka mulai membicarakan
perasaan mereka, maka luka mereka akan terbuka kembali. Jadi mereka
berusaha keras untuk menyembunyikan emosi mereka. Cara terbaik untuk
tidak hanyut dalam perasaan, memang dengan tidak membicarakannya,
namun itu tidak akan membuat perasaan itu pergi. Jangan pernah
menyembunyikan emosi anda hanya karena anda tidak suka
mengekspresikannya.

Jika anda tidak mengakui emosi-emosi yang berhubungan dengan
kebenaran, anda gagal untuk membicarakan seluruh kebenarannya.
Perasaan atau emosi anda adalah bagian terbesar dari cerita anda.
Menyangkal emosi anda, menolak untuk menangis, menyembunyikan
kemarahan, tersenyum di balik kesedihan, atau menggertak untuk
menutupi ketakutan anda, adalah tindakan yang tidak jujur. Lagipula,
emosi-emosi tersebut dapat mengekspresikan kebenaran. Air mata dan
kemarahan bukan merupakan tanda dari kelemahan atau tidak rohani.
Emosi dan perasaan anda adalah respon yang sangat manusiawi terhadap
rasa sakit dan malu. Jangan biarkan keinginan anda untuk selalu
tampil
kuat, menghalangi anda untuk bersikap jujur.

6. Pertahankan ketergantungan yang sehat

Misalkan ada sepasang sahabat, Cindy dan Linda, yang mempunyai
ketergantungan yang tidak sehat. Orang-orang yang bersikap seperti
Linda, yang selalu menelepon, meminta nasehat, meminta dukungan
emosional yang positif, telah menyandarkan ketergantungannya kepada
orang lain, bukan kepada Tuhan. Dan siapapun yang bersikap seperti
Cindy, yang mengijinkan orang lain mendominasi waktunya, menunjukkan
tanda bahwa dia mengijinkan kebutuhan pribadinya dan masalahnya
sendiri tidak terselesaikan, demi usaha untuk menjadi pendengar yang
baik.

Ketergantungan sejenis dapat berkembang jika orang yang berhubungan
dengan anda mulai menggunakan anda dan masalah anda sebagai suatu
hiburan, atau sebagai selingan dalam kehidupan mereka. Beberapa orang
terlahir sebagai "penyelamat". Namun jika motivasi mereka untuk
"menyelamatkan" atau menolong tersebut berasal dari kebutuhan untuk
memegang kendali atau agar mereka merasa dirinya penting, anda akan
menjadi sangat penting bagi mereka.

Jika anda berhubungan dengan seseorang dan anda merasa sedang berada
dalam ketergantungan yang tidak sehat, ubahlah sikap anda agar
hubungan yang telah terjalin di antara anda dan mereka dapat tetap
positif dan saling menghargai satu sama lain.(fis)

**** Bertekun dalam jalan Tuhan semata demi Kemuliaan Kasih Allah

January 29th, 2007

PhD Scholarships at the IT University of Copenhagen (deadline: 5 March 2007)

Posted by flobamora in Uncategorized

PhD Scholarships at the IT University of Copenhagen

The IT University of Copenhagen (ITU) invites applicants for 6 PhD scholarships
starting spring 2007. The vacant PhD scholarships are within the following
research areas: “Location based systems, interaction design and mobile
computing”, “Scalable and Reliable Query Evaluation in Database Systems”,
“Mini-Grid project” and “Activity-based computing (ABC) project”.

One scholarship within Location based systems, interaction design and mobile
computing ref. no. 225-0022:
The PhD research will be conducted within a specific project that aims at
deployment of location based services in indoor public places.

The successful applicant will be an excellent student capable of conducting
research under supervision at the highest international level. Applicants are
expected to have a solid background in a relevant field such as Computer
Science, Engineering, Social Sciences or the Humanities. In the evaluation of
the applications emphasis will especially be put on grade average and the
ability to make a realistic and interesting project proposal.

For more information on this project you may contact associate Professor Lone
Malmborg or Associate Professor John Paulin Hansen.

One scholarship within Scalable and Reliable Query Evaluation in Database
Systems ref. no. 225-0023:
The PhD research will be conducted within a specific project that aims at
broadening the use of relational databases by improving their scalability. The
research will focus on optimizing key operations in relational database systems
in particular the join operation.

The successful applicant will be an excellent student capable of conducting
research under supervision at the highest international level. Applicants are
expected to have an MSc in computer science, engineering or similar and a solid
background in algorithms. A good background in database systems and algorithms
for massive data sets is an advantage. The PhD scholarship runs for a period of
three years. In the evaluation of the applications emphasis will especially be
put on grade average, prior academic performance and the ability to make a
realistic and promising work for the project.

For more information on this project you may contact Associate Professor Rasmus
Pagh.

Two scholarships within the Mini-Grid project ref. no. 225-0024:
The scholarships are within the area of software architectures, ubiquitous
computing systems, interaction design and collaborative computing. The goal of
this project is to design a collaborative, peer-to-peer software architecture
for distributed bioinformatics algorithms, which can be used to support
biologists working with laboratory-based and theoretical molecular biological
research into RNA-based diseases like HIV, SARS and bird flu.

The project “Peer-to-Peer Architectures for distributed bioinformatics
algorithms” specifically aim to create a software architecture which enables a
P2P distribution of computational tasks on unstable, end-user computers while
exploiting more robust servers, if available. Specifically, research will be
done within adaptable software architecture and contingency management.

The project “Collaborative user-interface technologies for biology work” will
focus on the design and implementation of user interface technologies for ad
hoc, peer-to-peer collaboration which enables users to engage in loosely
coupled groups of collaborators who can share (biological) data and distribute
computation amongst them. This technology will address the design of user
interface technology for peer discovery, data sharing, computational sharing,
activity awareness, workflow management, and physical-digital linkage between
biological material and digital representations and computation.

The successful applicant will be an excellent student capable of conducting
research under supervision at the highest international level. Applicants are
expected to have a solid background in a relevant field such as Computer
Science, Software Engineering, or within Information and Media Sciences. In the
evaluation of the applications emphasis will especially be put on grade average
and demonstrated skills in the design, implementation, and evaluation of
non-trivial software systems within the two areas above. Some knowledge within
bioinformatics is useful, but not a requirement.

For more information contact Professor Jakob E. Bardram.

Two Scholarships within the Activity-based computing (ABC) project ref. no.
225-0021:
The scholarships are within the area of software architectures, ubiquitous
computing systems, interaction design and collaborative computing.

The project “Activity-based computing for the World-Wide Web” will research on
how the current activity-based computing service architecture can be integrated
and enhance the World Wide Web (WWW) architecture and how activity-based
computing user-interfaces can be created using new web technologies. Special
focus is on the integration and interoperability on the desktop using WWW
standards like ATOM and Ajax.

The project “Collaborative user-interface technologies for activity-based
computing” will research the design, implementation, and evaluation of
collaborative activity-based computing user-interfaces for e.g. medical
conferences and co-located collaboration in operating rooms. Focus is
especially on the design of user-interface technologies for new types of
hardware technologies like embedded, interactive displays, sensor systems,
fine-grained location tracking, RFID tagging, image recognition, and large
wall-based and table-based interactive surfaces.

The successful applicant will be an excellent student capable of conducting
research under supervision at the highest international level. Applicants are
expected to have a solid background in a relevant field such as Computer
Science, Software Engineering, or within Information and Media Sciences. In the
evaluation of the applications emphasis will especially be put on grade average
and demonstrated skills in the design, implementation, and evaluation of
non-trivial software systems within the two areas above.

For more information on this project see www.activity- based-computing. org or
contact Professor Jakob E. Bardram.

Generel information:
The PhD scholarships run for a period of three or four years depending on the
educational level of the student. A three-year scholarship can only be awarded
to applicants with a Master’s degree equivalent to a Danish graduate degree.
Students with the equivalence of 4 years of university studies - where one year
(60 ECTS) is transferable to one of the Master of IT programs at ITU - can be
awarded a four-year scholarship.

Appointment and salary will be in accordance with the agreement between the
Ministry of Finance and the Danish Confederation of Professional Associations
(AC). Applicants must document that they will be able to fulfill the admission
requirements before entering the PhD program.

Applications are preferred in English, though Danish would be accepted. It is
the responsibility of the applicant that documentation such as diplomas or
recommendations are either in English or Danish.

The application must include:
Completed application form available on our website: www1.itu.dk/ sw38325.asp
Letter of motivation
Project description (see guidelines on our website)
Documentation of previous studies; diplomas etc.
Brief CV
Copies of theses or up to 3 selected publications and a numbered list of all
publications if any
Applications for the scholarships in “Mini Grid” and “Activity based computing”
must also contain a list of software system implemented specifying details on
architectures, programming languages and involved technologies
All application material, including all enclosures (see above points 1-7), must
be assembled in a manner that makes it easy to copy, i.e. A4 format and
unstapled.

The application in 1 copy including enclosures marked with the above mentioned
ref. no. must be submitted to:

IT-Universitetet i København
Att.: Journalen
Rued Langgaards Vej 7
2300 KBH. S.
Denmark

You may also submit your application electronically (one file per person) in
pdf-format to journalen. Please note that applications sent to any other email
address will not be taken into consideration.

Application at 12.00 noon.

The IT University invites all qualified candidates irrespective of age, gender,
sexual orientation, religious affiliation or ethnic background to apply for the
scholarships.

January 15th, 2007

Beasiswa Depkominfo S2 dan s3

Posted by flobamora in Current Affairs

Source: http://www.depkomin fo.go.id/ ?pid=content& id=65

NB: Program beasiswa ini akan diadakan tiap tahun. Tahun 2007 ini
adalah gelombang pertama

Departemen Komunikasi dan Informatika
Republik Indonesia

INFORMASI MENGENAI PERSYARATAN
BEASISWA S2 & S3 LUAR NEGERI
TAHAP PERTAMA
TAHUN 2007

A. UMUM

1. Beasiswa disediakan Departemen Komunikasi dan Informatika
(Depkominfo) bagi PNS, dosen atau pegawai lembaga pendidikan, pegawai
industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta masyarakat umum.

Keterangan:

Yang dimaksud PNS adalah pegawai negeri sipil yang ditempatkan di
lembaga lembaga departemen, non departemen, baik di lingkungan
pemerintahan pusat maupun daerah.

Yang dimaksud pegawai Lembaga Pendidikan adalah dosen dan pegawai pada
lembaga-lembaga pendidikan.

Yang dimaksud pegawai Industri TIK adalah pegawai
perusahaan-perusaha an di bidang teknologi informasi dan komunikasi,
baik BUMN/D maupun swasta murni.

Yang dimaksud Masyarakat Umum adalah pihak-pihak di luar tiga kategori
tersebut atau perorangan.

2. Beasiswa akan diberikan kepada para pelamar yang oleh Panitia
Seleksi dinilai memenuhi persyaratan untuk mengikuti program penddikan
S2 dan S3 di perguruan tinggi di Australia, Swedia, dan Belanda.

3. Pelamar harus memenuhi persyaratan dan mengikuti peraturan yang
ditetapkan
4. Pelamar dianjurkan memilih program pendidikan sesuai dengan bidang
studi yang ditetapkan Depkominfo
5. Khusus bagi pelamar yang saat ini telah memiliki Surat Penerimaan
(Acceptance Letter) dari Perguruan Tinggi yang telah ditetapkan, dan
Surat tersebut telah diverifikasi oleh Depkominfo mendapatkan
prioritas dan akan segera diberangkatkan ke negara yang berangkutan.

B. KHUSUS

1. Persyaratan

Umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Sehat jasmani dan rohani
3. Tidak sedang mendapat fasilitas beasiswa dari pihak lain
4. Mengikuti ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan Depkominfo
Khusus:

1. Lulusan S1 bagi pelamar program S2 atau lulusan S2 bagi pelamar
program S3
2. Memiliki IPK minimum 2,75 ( dari skala 4,0)

3. Memiliki nilai TOEFL minimum 525 atau IELTS minimum 5,25 (batas
waktu tes terakhir adalah tahun 2005)

4. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimum 525 dengan batas
waktu tes terakhir adalah tahun 2005 (untuk TPA yang diselenggarakan
Bappenas, hubungi: Ibu Ria, Overseas Training Office - OTO Bappenas
Jl. Taman Suropati 2, Jakarta, Telp.021-3911627)

5. Memiliki nilai GRE/GMAT (bila program studi di perguruan tinggi
yang bersangkutan mensyaratkan dan batas waktu tes terakhir adalah
tahun 2005
6. Mendapat rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum pimpinan
instansi setingkat Eselon II bagi PNS, pimpinan perusahaan atau
pejabat yang berwenang di perusahaan bagi pegawai industri TIK,
pimpinan perguruan tinggi atau pejabat yang berwenang di lembaga
pendidikan bagi dosen/staf lembaga pendidikan dan dosen pembimbing
skripsi atau tesis bagi masayarakat umum)

7. Diutamakan :

a. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun terhitung mulai
tanggal diangkat menjadi PNS dalam gelar S1 pada instansi yang
bersangkutan (bagi pelamar kategori PNS) atau memiliki pengalaman
bekerja minimum 2 tahun (bagi pelamar kategori pegawaiperusahaan
industri teknologi informasi dan komunikasi dan masayarakat umum)

b. Berusia usia maksimal berusia 35 tahun (bagi pelamar program S2)
dan 40 tahun (bagi pelamar program S3) pada saat pendaftaran
c. Belum memiliki gelar dan tidak sedang mengikuti program pendidikan
S2 (bagi pelamar program S2) dan S3 (bagi pelamar program S3)

8. Bersedia mengikuti program studi di perguruan tinggi luar negeri
yang telah ditetapkan Depkominfo
9. Khusus bagi pelamar program S2 dan S3 yang telah lulus seleksi
penerimaan calon mahasiswa di perguruan tinggi luar negeri yang esuai
dengan ketetapan Depkominfo, melampirkan Surat Penerimaan (Acceptance
Letter) dari perguruan tinggi yang bersangkutan
10. Mengisi Formulir Pendaftaran
11. Menandatangani Surat Pernyataan yang telah disediakan.

Formulir Pendaftaran yang telah diisi dan seluruh dokumen yang
dipersyaratkan harus dikirim via pos atau diantar langsung dan dterima
Panitia Seleksi dengan alamat tersebut di bawah ini paling lambat
tanggal 15 Februari 2007. Panitia Seleksi tidak melayani pertanyaan
atau komunikasi via telepon dan Internet.

Alamat Pengiriman Berkas Lamaran :

DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia
Panitia Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Luar Negeri
Gedung Departemen Komunikasi dan Informatika Lt. 5
Jalan Medan Merdeka Barat No. 9
Jakarta – 10110

2. Bidang Studi

Bidang studi yang diutamakan dalam program beasiswa ini :

1. Hukum ( Internasional, Administrasi Negara, Tata Negara, Perdata,
Pidana)

2. Ekonomi (Ilmu Ekonomi/Studi Pembangunan, Akuntansi, Manajemen)

3. Ilmu Komputer
4. Teknik Informatika
5. Teknik Elektro/Elektronika
6. Teknik Telekomunikasi
7. Ilmu Sosial Ilmu Politik (Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi,
Ilmu Pemerintahan/ Administrasi Negara)

8. Ilmu Pendidikan

3. Negara dan Nama Perguruan Tinggi

PerguruanTinggi yang diutamakan dalam program beasiswa ini :

1. Belanda
a. Tilburg University
b. University of Twente
c. Utrecht University
d. University of Groningen
e. Erasmus University Rotterdam
f. Delft University of Technology
g. Leiden University
h. Vrije Universiteit Amsterdam
i. Hogeschool Utrecht
j. Univeriteit van Amsterdam
k. Eindhoven University of Technology
l. HAN University of Applied Science
m. Wageningen University and Research Center
n. Universiteit Maastricht

2. Australia
a. University of New South Wales
b. University of Adelaide
c. University of Sidney
d. University of Melbourne
e. Australia National University
f. University of Queensland
g. Monash University
h. University of Western Australia

3. Swedia
a. Chalmers University of Technology
b. Linkoping University
c. Halmstad University
d. University of Trollhatan/Uddevall a
e. IT University of Goteborg
f. Upsalla University
g. Royal Institute of Technology

C. PROSES PEMBERIAN BEASISWA

1. Seleksi

Proses seleksi terdiri dari tiga tahap, yaitu:

1. Tahap seleksi administratif, yakni penilaian terhadap kelengkapan
dokumen yang dipersyaratkan
2. Tahap seleksi kemampuan akademik, yakni penilaian terhadap
kemampuan bahasa Inggris (nilai TOEFL/IELTS) , TPA, GRE/GMAT (bila
diperlukan) dan aspek lain untuk menyusun daftar pendek berdasarkan
peringkat prestasi, prioritas, dan potensi.

3. Tahap wawancara, yakni penilaian terhadap tujuan dan motivasi
belajar, sikap kepribadian serta hal-hal lain yang berkaitan dengan
tujuan pemberian beasiswa.

2. Pendidikan dan Pelatihan Bahasa Inggris

Pelamar yang telah lulus seleksi Depkominfo tetapi belum memiliki
nilai TOEFL/IELTS minimum yang dipersyaratkan oleh program studi dan
perguruan tinggi luar negeri yang telah ditetapkan diberi kesempatan
mningkatkan kemampuan bahasa Inggris dengan mengikuti pendidikan dan
pelatihan yang diselenggarakan oleh Depkominfo.

3. Pemberangkatan

1. Pemberangkatan ke negara-negara tujuan segera dilaksanakan bila
pelamar:

a. Selesai mengikuti seluruh proses persiapan yang ditetapkan oleh
Depkominfo
b. Memiliki Surat Penerimaan (Acceptance Letter) dari Perguruan Tinggi
yang direkomendasi dan diverifikasi oleh Depkominfo
c. Memenuhi aturan keimigrasian dari negara tujuan
d. Memiliki Surat Izin dari Pemerintah Indonesia
e. Tidak sedang dalam keadaan hamil pada saat keberangkatan ke negara
tujuan untuk mengikuti pendidikan
2. Bagi pelamar yang telah lulus seleksi dan telah memiliki Surat
Penerimaan (Acceptance Letter) dari perguruan tinggi dengan bidang
studi sesuai ketetapan dan Surat tersebut telah diverifikasi oleh
Depkominfo akan diprioriaskan untuk segera diberangkatkan ke negara
yang bersangkutan
3. Bagi pelamar yang lulus tahap wawancara tetapi belum memiliki Surat
Penerimaan (Acceptance Letter) dari Perguruan Tinggi (sesuai
rekomendasi Depkominfo) diberikan waktu 1 tahun untuk mendaftar ke
Perguruan Tinggi sesuai rekomendasi Depkominfo.

D. HAK DAN KEWAJIBAN PENERIMA BEASISWA

1. Cakupan Beasiswa

1. Biaya kuliah (tuition fee)

2. Biaya perjalanan kelas ekonomi pergi-pulang dari dan ke negara
tujuan studi (pada awal dan akhir studi)

3. Uang penempatan awal (establishment cost)

4. Biaya hidup selama mengikuti pendidikan (living allowance)

5. Asuransi kesehatan
6. Biaya pengurusan visa pelajar (student visa)

Catatan:

1. Peserta yang telah berkeluarga dapat membawa serta keluarganya ke
negara tujuan studi dengan biaya sendiri (Depkominfo tidak memberi
tunjangan keluarga).

2. Formulir pendaftaran harus diisi dengan jelas dibubuhi materai
secukupnya dan disertai dengan semua dokumen sebagaimana tersebu dalam
Daftar Kelengkapan Persyaratan3. Keputusan Panitia Seleksi bersifat
mutlak, tidak dapat diganggu gugat.

2. Kewajiban pelamar

1. Mematuhi seluruh peraturan yang telah ditetapkan oleh Depkominfo
berkaitan dengan program beasiswa
2. Mematuhi peraturan negara tujuan studi sebagai pemegang visa
pelajar (student visa)

3. Berperilaku baik dan menjaga nama baik Negara Kesatuan Republik
Indonesia selama mengikuti pendidikan di luar negeri
4. Melaporkan perkembangan dan hasil studi kembali ke Indonesia
setelah menyelesaikan pendidikan

DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia
Panitia Seleksi Beasiswa S2 dan S3 Luar Negeri
Gedung Departemen Komunikasi dan Informatika Lt. 5
Jalan Medan Merdeka Barat No. 9
Jakarta – 10110

January 8th, 2007

Lowongan NTT - Care International - Sense Project Manager

Posted by flobamora in Current Affairs
CARE International Indonesia, an international NGO, will start a new project called SENSE to start on 1 February ’07 (pending funding). The project will be aimed at improving the livelihoods of uprooted people in NTT (Kupang and Belu district) and Central Kalimantan (Sampit district).

CARE INTERNATIONAL INDONESIA is currently recruiting for the following positions:

SENSE PROJECT MANAGER (Nusa Tenggara Timur)

Working closely with the Program Leader, the SENSE Project Manager will be responsible for management of the SENSE project, including all aspects of planning, implementation, monitoring and reporting of the project in West Timor and Central Kalimantan, in accordance and in compliance with CARE contracts with the donor agency. The Project Manager will be stationed in West Timor, and will be responsible for day-to-day management of the project in this area. He/she will coordinate, support and supervise the APM charged with day-to-day management of the project in Central Kalimantan.

RESPONSIBILITIES:
· Review project proposal, and coordinate and oversee development of detailed plans and schedules for project implementation, including detailed activity planning, and planning for human resources and procurement.
· Direct, support and oversee staff to ensure timely and good quality implementation of all activities to meet project outputs, including community planning, health, livelihoods and infrastructure development. The PM will directly manage PO and TPOs in Timor and work closely with APM and staff in Central Kalimantan to ensure standardisation and quality in approaches and work.
· Ensure integration of vulnerability, gender and equity issues and good practices for natural resource management into plans, activities and monitoring, including capacity building for staff.
· Lead and facilitate coordination with support units, ensuring that all materials and equipment procurement and handling are carried out according to relevant CII principles and procedures.
· Oversee and ensure good administration of the project.
· Manage and oversee project budgets and reporting. The project manager will ensure timely submission of information for routine financial and administrative reports (eg, vehicle report, travel advance and expenses), and review these reports.
· Ensure timely and good quality reporting of project activities. This will include comprehensive annual reports and 3-monthly progress reports.
· Coordinate and oversee all monitoring and evaluation, ensuring appropriate data collection and monitoring systems, and assisting/ overseeing on baseline/ endline surveys.
· Be responsible for recruitment and good management of staff according to relevant CII manuals and directives. The project manager should ensure staff motivation, team building, and participation in management, and develop plans for capacity building and training. He will also be responsible for staff safety and security, including contingency planning.
· Manage coordination with other CII project managers, partners, district/ provincial/ national government and other non-governmental agencies in project areas and nationally as appropriate, including ensuring conduct of routine coordination meetings, events and reports as necessary.
· Perform additional assignments relating to CII programs as reasonably requested by supervisor.

QUALIFICATIONS:
· University degree or technical diploma in a relevant discipline.
· 10 years experience working in community development/ rural livelihoods develpment
· At least 6 years in a managerial position, and with a proven track record in project management
· Ability to cope in a high-pressure environment and meet tight schedules
· Experienced in managing relationships with government and NGOs
· Very good leadership, effective in building and working within teams
· Strong awareness of issues relating to gender, equity and environment
· Willing to travel in remote locations
· Being familiar with CII administration is an advantage
· Good computer skills
· Very good communications, in English and Bahasa

ASSISTANT PROJECT MANAGER (Central Kalimantan)

Working closely with the Project Manger and Program Leader, the APM will be responsible for management of the SENSE project, including all aspects of planning, implementation, monitoring and reporting of the project in Central Kalimantan, in accordance with CARE contracts with the donor agency. The APM will be stationed in Central Kalimantan, where he will manage day-to-day operations. He/she will coordinate closely with and operate under the authority of the Project Manager, who will manage day-to-day operations in West Timor.

RESPONSIBILITIES:
· Work with the Project Manager to review the project proposal, and coordinate and oversee development of detailed plans and schedules for project implementation, including detailed activity planning, and planning for human resources and procurement.
· Direct, support and oversee staff to ensure timely and good quality implementation of all activities to meet project outputs in Central Kalimantan, including community planning, health, livelihoods and infrastructure development. The APM will directly manage PO and TPOs in this area and work with the PM and staff in West Timor to ensure standardisation and quality in approaches.
· Ensure integration of vulnerability, gender and equity issues and good practices for natural resource management into plans, activities and monitoring, including capacity building for staff.
· Lead and facilitate coordination with support units, ensuring that all materials and equipment procurement and handling are carried out according to relevant CII principles and procedures.
· Oversee and ensure good administration of the project in Central Kalimantan.
· Manage and oversee project budgets and reporting. The APM will work closely with the Project Manager on these issues. He will ensure timely submission of information for financial and admin reports (eg. vehicle report, travel advance and expenses), and review these reports.
· Ensure timely and good quality reporting. The APM will work with the Project Manager to produce comprehensive 6-monthly progress reports, as well as shorter monthly progress reports.
· Coordinate and oversee all monitoring and evaluation in Central Kalimantan, ensuring appropriate data collection and monitoring systems, and assisting/ overseeing on conduct of baseline/ endline surveys. The APM will work with the PM to ensure that M&E systems in the project areas are consistent and meet high standards for quality.
· Be responsible for recruitment and good management of staff in Central Kalimantan according to relevant CII manuals and directives. The APM should ensure staff motivation, team building, and participation in management, and develop plans for capacity building and training. He should coordinate with the PM on joint training, cross visits and staff liaison mechanisms as appropriate. He will also be responsible for staff safety and security, including contingency planning.
· Manage coordination with other CII project managers, partners, district/ provincial/ national government and other non-governmental agencies in project areas and nationally as appropriate, including ensuring conduct of routine coordination meetings, events and reports as necessary.
· Perform additional assignments relating to CII programs as reasonably requested by supervisor.

QUALIFICATIONS:
· University degree or technical diploma in a relevant discipline.
· 8 years experience working in community development/ rural livelihoods develpment
· At least 4 years in a managerial position, and with a proven track record in project management
· Ability to cope in a high-pressure environment and meet tight schedules
· Experienced in managing relationships with government and NGOs
· Very good leadership, effective in building and working within teams
· Strong awareness of issues relating to gender, equity and environment
· Willing to travel in remote locations.
· Being familiar with CII administration is an advantage
· Good computer skills
· Very good communications, in English and Bahasa

Terms of offer:
CARE is an equal opportunity employer offering a competitive salary and benefits package, and a collegial working environment. Applicants are invited to send a cover letter illustrating their suitability for the above positions, and a detailed curriculum vitae (not more than 200KB), with names and addresses of three referees (including telephone, fax numbers and email address).

Please submit your application letter and CV within a week of this advertisement to:
recruitment@ careind.or. id
with cc to : nilawaty_bahar@ careind.or. id

__._,_.___

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: