Bae sonde Bae

November 26th, 2008

Sepuluh perintah

Posted by flobamora in Religion  Tagged ,
Tien Geboden

Tien Geboden

“supaya hati mereka terhibur dan mereka bersatu dalam kasih, sehingga
mereka memperoleh segala kekayaan dan keyakinan pengertian, dan
mengenal rahasia Allah, yaitu Kristus, sebab di dalam Dialah
tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.”  (Kolose 2:2-3)

             

Kita sudah mengetahui dengan pasti bahwa “rahasia” untuk mengerti
Kitab Suci dengan benar secara keseluruhan adalah melalui Tuhan Yesus
Kristus, bukan dengan melakukan upacara-upacara ibadah bagaimanapun
terlihat baik, suci dan alkitabiahnya pekerjaan-pekerjaan tersebut.

Kitab Roma 10:4 berkata kepada kita demikian:

“Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran
diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.”

Kecuali Tuhan Yesus Kristus, yang adalah Anak Allah dan sekaligus juga
Anak Manusia, diseluruh dunia ini tidak ada satu orangpun yang tidak
pernah melanggar perintah Allah baik dalam pikiran, perkataan maupun
perbuatan. Bahkan orang-orang percaya yang sejati sekalipun, tanpa
mereka sadari, setiap harinya banyak melanggar salah satu dari Sepuluh
Perintah. Sekarang marilah kita melihat apa saja isi dari Sepuluh
Perintah itu (Keluaran 20, Ulangan 5):

1. Jangan menyembah allah lain
2. Jangan menyebut nama Tuhan dengan sembarangan
3. Jangan membuat patung yang menyerupai apapun yang ada di langit
4. Jangan melakukan pekerjaan apapun pada hari ke-tujuh sabat [rohani]
5. Hormati ayah ibumu [rohani]
6. Jangan membunuh [rohani]
7. Jangan mencuri [rohani]
8. Jangan berzinah [rohani]
9. Jangan bersaksi dusta [yaitu jangan berbohong]
10. Jangan mengingini kepunyaan sesamamu [yaitu jangan iri hati]

** Catatan: Umat Katolik memiliki Alkitab yang sedikit berbeda dan
urutan dari Sepuluh Perintah ini juga berbeda karena mereka memiliki
masalah penyembahan kepada patung sehingga mereka menghilangkan
perintah yang ke-3.

Dan Alkitab mengajarkan bahwa satu buah pelanggaran yang paling kecil
saja upahnya adalah “kematian kedua” yang kekal (Roma 6:23). Jika ada
satu buah dosa yang paling kecil saja yang tidak ditebus oleh Kristus
maka kita akan berakhir di dalam kematian yang kekal. Disisi yang sama
Alkitab juga mengajarkan bahwa “tidak ada satu orang manusiapun yang
benar di hadapan Allah”. Dalam kitab Yeremia 9:5 kita membaca demikian:

“Yang seorang menipu yang lain, dan TIDAK seorangpun berkata benar;
mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka
melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.”

Dan Mazmur 143:2 berkata demikian:

“Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup
TIDAK seorangpun yang benar di hadapan-Mu.”

Ini berarti seluruh umat manusia pada dasarnya patut untuk dibuang ke
dalam hukuman yang kekal, yaitu kematian kedua. Kita semua dengan
sangat gawat betul-betul memerlukan Seorang Juruselamat yang mampu
menebus “upah” dosa-dosa kita supaya kita bisa dibebaskan dari murka
Allah.

Dan kitab Roma 3:20-24 menjelaskan jalan keluarnya demikian:

“Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh
karena melakukan hukum Taurat, karena JUSTRU oleh hukum Taurat orang
mengenal dosa. Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah
telah dinyatakan, SEPERTI yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan
Kitab-kitab para nabi, yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus
Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.
Karena SEMUA orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan
Allah [yaitu kehilangan citra ilahi atau sifat-sifat ilahi], dan oleh
kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam
Kristus Yesus.”

Bahkan sesungguhnya hukum-hukum yang tertulis pada dua loh batu
(sepuluh perintah) “memimpin kepada kematian”, tetapi Roh Kristus-lah
(yaitu Roh Kudus) yang membawa kita kepada kehidupan, seperti yang
kita baca dalam kitab 2 Korintus 3:6-7a demikian:

“Ialah [yaitu Kristus] membuat kami juga sanggup menjadi
pelayan-pelayan dari suatu Perjanjian Baru [yaitu Injil Anugrah], yang
tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum
yang tertulis mematikan, tetapi Roh [yaitu Roh Kristus] menghidupkan.
Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada
loh-loh batu …. ”

Dan kitab Galatia 3:21,24 menyatakan sbb:

“Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji
Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan
sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal
dari hukum Taurat ……. Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita
sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman [=Kristus].”

Hanya karena kasih karunia Allah saja salah seorang dari kita dapat
diselamatkan, sedangkan orang-orang yang berusaha untuk masuk ke dalam
surga Allah yang suci melalui pekerjaan-pekerjaannya sendiri dengan
berusaha keras untuk mematuhi Hukum Taurat tidak akan pernah berhasil,
karena pada kenyataannya mereka juga harus membayar “upah” dari
dosa-dosa yang pernah mereka perbuat selama hidup mereka di bumi.

Kitab Kolose 2:18-23 memperingatkan kepada kita demikian:

“Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang
pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta
berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan
membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, sedang ia TIDAK
berpegang teguh kepada Kepala [yaitu Kristus], dari mana seluruh
tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan
sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya. Apabila kamu telah mati
bersama-sama dengan Kristus dan bebas dari roh-roh dunia, mengapakah
kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturan, seolah-olah kamu
masih hidup di dunia: jangan jamah ini, jangan kecap itu, jangan
sentuh ini; semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh
pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran
manusia. Peraturan-peraturan ini, WALAUPUN nampaknya penuh hikmat
dengan ibadah buatan sendiri, seperti merendahkan diri, menyiksa diri,
tidak ada gunanya selain untuk memuaskan hidup duniawi.”

Dan kitab Galatia 5:4 berkata demikian:

“Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh
hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.”

Oleh sebab itu orang-orang yang mengikuti injil-injil pekerjaan
kemungkinan besarnya mereka masih belum diselamatkan. Kalau mereka
sudah diselamatkan, mereka akan mempunyai hidup yang kekal, dan mereka
akan menjadi lebih taat kepada Firman Tuhan. Orang-orang yang sudah
menerima kebangkitan jiwa yang baru di dalam Roh Kristus akan
berkeinginan untuk secara jujur, terus-menerus dan sungguh-sungguh
untuk melakukan kehendak-kehendak Allah, memberitakan Injil Kasih
Karunia Allah, untuk kemuliaan dan kemegahan Allah.

Dalam kitab Ayub 11:5-6 kita membaca demikian:

“Tetapi, mudah-mudahan Allah sendiri berfirman, dan membuka mulut-Nya
terhadap engkau, dan memberitakan kepadamu rahasia hikmat, karena itu
ajaib bagi pengertian. Maka engkau akan mengetahui, bahwa Allah tidak
memperhitungkan bagimu sebagian dari pada kesalahanmu [yaitu kamu
tidak mendapatkan apa pantas bagi kejahatanmu].”

“Study to shew thyself approved unto God, a workman that needeth not
to be ashamed, rightly dividing the word of truth.”  (2 Timothy 2:15)

May the grace of the Lord Jesus Christ be with your spirit.



One Response to ' Sepuluh perintah '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Sepuluh perintah '.

  1.    Simon Lek Bahir said,

    on May 10th, 2009 at 8:42 am

    Ada sedikit koreksi, orang Katolik bukan memiliki Alkitab yang berbeda, sama saja Alkitabnya, cuma ada kitab-kitab tambahan dalam perjanjian Lama yang disebut Apokripa (Deuterokanonika).
    Sedangkan isi sepuluh hukum (Decalogue) yang agak berbeda menurut fersi Katolik itu terdapat dalam buku Katekismus, bukan dalam Alkitab.
    Berikut, mengenai hukum keempat ttg. Hari Sabat, inilah hari yang sudah dilupakan oleh mayoritas umat Kristen di seluruh dunia. Kalau anda mengetahui isi Alkitab secara benar, maka hari yang disucikan mayoritas Kristen bukan hari Sabat. Sabat hari ketujuh pada hakekatnya adalah hari Sabtu. Selidiki Alkitab secara benar dan ajarkan ini ke semua umat.
    Terima kasih.

Leave a reply

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: